Sistem Rekomendasi Film Berdasarkan
RIWAYAT RATING PENGGUNA
Mengeksplorasi perbandingan empiris kinerja pendekatan Demographic Filtering, Content-Based Filtering, dan Collaborative Filtering.
LATAR BELAKANG
Mengapa sistem rekomendasi menjadi krusial di era transformasi digital.
Paradoks Pilihan di Layanan Streaming
"Fenomena information overload terjadi ketika volume informasi yang tersedia melampaui kapasitas pemrosesan kognitif pengguna, menyebabkan kebingungan dan kesulitan dalam mengambil keputusan."— Fayyaz, et al.
Jumlah Konteks Rating
Riwayat data rating pengguna dari TMDB
Katalog Film
Semakin banyak pilihan memicu information overload
TAKSONOMI ALGORITMA
Tiga metode paling fundamental yang memiliki filosofi berbeda dalam mendefinisikan "relevansi" rekomendasi (Li et al).
Demographic Filtering
Model Baseline
Bekerja dengan mengelompokkan pengguna berdasarkan atribut umum atau merekomendasikan item yang populer secara global. Menggunakan formula Weighted Rating (seperti IMDb).
Keunggulan: Mengatasi masalah cold-start dengan konten teruji.
Kelemahan: Bersifat statis, tidak dipersonalisasi.
Content-Based Filtering
NLP & TF-IDF
Menganalisis atribut intrinsik (sinopsis, genre, aktor) menggunakan NLP. Jika pengguna menyukai film A, sistem mencari film B yang memiliki kemiripan teks.
Keunggulan: Menemukan film spesifik sesuai riwayat tontonan individu.
Kelemahan: Rentan "filter bubble" / overspecialization.
Collaborative Filtering
SVD Matrix Factorization
Memanfaatkan "wisdom of the crowd". Memprediksi preferensi berdasarkan pola interaksi komunitas menggunakan SVD (Singular Value Decomposition).
Keunggulan: Rekomendasi lintas-genre yang tidak terduga.
Tantangan: Membutuhkan penanganan skalabilitas (sparsity).
RESEARCH GAP & EVALUASI
Memahami trade-off dari setiap metode sangat penting sebelum merancang sistem kompleks.
Kesenjangan Penelitian Saat Ini
Sebagian besar penelitian terkini (seperti Sharma et al.) cenderung langsung berfokus pada pengembangan sistem Hybrid yang kompleks tanpa terlebih dahulu melakukan komparasi mendalam secara terpisah pada dataset yang sama.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membandingkan secara komparatif kinerja dari Demographic Filtering, Content-Based Filtering, dan Collaborative Filtering.